Pekan Literasi SDN Gajahmungkur 01

 

Peringatan Bulan Literasi Tahun 2022

Semarang, 27 September 2022- Dalam rangka memperingati bulan literasi Tahun 2022, Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang mencanangkan Bulan Literasi di Kota Semarang dengan Gerakan Semarang Membaca seluruh SD, SMP Negeri/Swasta, OPD, Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Semarang selama 30 menit serentak di Kota Semarang. SDN Gajahmungkur 01 turut serta mendukung dan melaksanakan bulan literasi bagi seluruh warga sekolah.

Literasi yang baik dapat mengasah kemampuan untuk menjadi beripikir secara kritis, kreatif, inovatif serta menumbuhkan semangat produktivitas bagi siswa dan guru. Keterampilan berliterasi juga dapat mendorong kita untuk memahami informasi secara reflektif, analitis dan krisis. Literasi merupakan salah satu bentuk meningkatkan pembinaan minat baca dan menjadi isu penting dalam bidang pendidikan. Tujuan pendidikan pun akan menjadi tumpuan upaya pemerintah untuk mendorong pencapaian tujuan dan sasaran pembangunan berkelanjutan. 

Kegiatan literasi juga dilaksanakan anak-anak setiap hari Sabtu saat mereka belajar di rumah dengan membuat karangan cerita. Kegiatan tersebut rutin dilakukan setiap minggunya. Anak-anak senang bisa menuangkan ide dan imajinasi cerita meraka. Beikut ini adalah beberapa manfaat kegiatan literasi:

  1. Memperkaya pengetahuan kosa kata.
  2. Meningkatkan pemahaman mata pelajaran Bahasa Indonesia.
  3. Menambah informasi dan wawasan baru.
  4. Meningkatkan kreativitas peserta didik dalam menulis dan menyusun kata-kata.
  5. Mengasah daya ingat melalui membaca.
  6. Meningkatkan kepekaan terhadap informasi yang muncul di media.

Kegiatan literasi harus memperhatikan prinsip-prinsip diantaranya perkembangan anak, jenis/ragam teks bacaan yang dibutuhkan, terintegrasi dengan kurikulum, dilaksanakan secara berkelanjutan, diimbangi kegiatan literasi secara lisan, memperhatikan keberagaman anak.

Literasi di sekolah dapat dilaksanakan melalui beberapa tahapan yaitu:

  • Tahap pembiasaan, bertujuan untuk memberikan kesenangan bagi pembacanya. Dapat dilakungan dengan suara nyaring atau dalam hati.
  • Tahap perkembangan, tindak lanjut pembiasaan diri untuk berliterasi. Sehingga keinginan dan motivasi untuk membaca muncul.
  • Tahap penerapan, anak sudah otomatis terlatih budaya literasi baik di lingkungan rumah, sekolah maupun masyarakat.